Mon. Jan 24th, 2022

Memiliki anak sholeh  adalah impian setiap pasangan suami istri,hanya saja ketika impian itu terwujud kadang kala tidak sesuai dengan harapan. Setiap anak yang dilahirkan suci dan mulia. Lingkunganlah yang mengubah anak menjadi tidak sesuai dengan fitrahnya sebagai mahluk yang suci. Tidak ada satupun anak yang nakal ,lingkunganlah yang memberi Label demikian,yang ada hanyalah memiliki kemampuan kenestetik yang tinggi sehingga menjadi hiperaktif dan masyarakat awam menyebutnya “anak nakal”

 

Mengambil pengalaman pribadi penulis bahwa penulis memiliki seoarang anak laki-laki yang super hiper aktif dengan kenestetik yang sangat tinggi. Masa-masa batita dilalui dengan super extra dalam menjaga pergaulannya karena bisa mencelakakan anak orang lain yang berada didekat nya sangking nakalnya. Saat ini anak tersebut sudah beranjak remaja dan tumbuh menjadi pemuda sholeh yang hafizd Quran. Berikut cara mengubah anak kenestetik tinggi menjadi anak sholeh

 

  1. DOA

Saat anak usia batita , anak hiper aktif, sangatlah melelahkan dalam merawat dan menjaganya. Sedikit saja lengah entah apa yang sudh dialkukannya sehingga orang didekatnya menangis dan terluka. Menghadapi hal demikian yang pertama dilakukan seorang ibu dan ayah adalah berdoa,jangan berpikir karena anak masih kecil tidak diantisipasi apa yang dilakukannya.Berdoalah pada Yang Maha Memiliki Kehidupan,Yang Maha Kuasa,Yang Maha Pengatur, adukan saja apa yang dirasakan dan apa yang diinginkan terhadap anak tersebut. Anak adalah Amanah ,titipan Yang Maha Kuasa karenanya mintalah untuk menjadi anak seperti yang kita harapkan.Penulis butuh waktu 6 athun baru terkabul. Jangan Lelah dan berhenti berdoa.

READ THIS :  Technavio Forecasts k-12 attenuated E-getting to know market to develop through USD 19.fifty nine billion from 2020 to 2025

 

  1. MENGELUS UBUN-UBUN DAN PUNGGUNG

Mungkin hal sepele atau sering terabaikan oleh kita selaku orang tua adalah mengelus ubun-ubun dan punggung anak. Ternyata sering mengelus ubun-ubun dan punggung anak dapat meredakan dan menstabilkan emosi anak. Apalagi setiap kali menidurkan anak sering-seringlah melakukannya sambal mengatakan harapan kita pada anak.

 

  1. MENDOKTRIN KATA-KATA SUGESTI

Jangan biarkan anak mempunyai pikiran apa yang dikatakan pandangan lingkungan padanya. Kita selaku orang tua harus bisa memberikan doktrin yang mensugestinya. Contoh doktrin yang mensugesti,”apapun yang dikatakan orang tentangmu , engaku adalah juara dihati mama papa, engkau adalah yang terbaik yang Allah berikan pada kami, kelak engkau akan menjadi hafiz Quran, Engkau akan menjadi Imam di Masjidil Haram….dll kata-kata yang menguasai pikirannya tentang hari esok yang indah dan menyenangkan hidupnya.Doktrin ini lebih baik diucapkan Ketika anak setengah terlelap

  1. BANYAK BERINTERAKSI DENGAN ANAK
READ THIS :  Ways to Enlarge Breasts Naturally, One of them with Yoga Practice

 

Anak yang memilliki frekwensi interaksi dengan orang tua, senakal apapun lambat laun akan menjadi baik. Berikan waktu untuk menemani anak dalam belajar dan bermain. Jangan biarkan anak merasa terabaikan dan terasing. Moment-moment Bersama anak sangatlah singkat oleh karena itu jangan biarkan berlalu begitu saja. Moment masa anak-anak akan selalu melakat di pikiran dan jiwa sang anak

 

  1. MENJADI SURI TELADAN

Anak peniru ulung ,karenanya berikan contoh apa yang kita inginkan terhadap anak. Jika kita ingin menjadikan anak kita sholeh maka kita selaku orang tua memberikan contoh yang sholeh juga. Mungkin anak tidak melakukan shalat, mengaji ataupun kebaikan-kebaikan lainnya tapi seringnya melihat orang tua melakukan hal tesebut lama-lama juga akan mengikuti.

READ THIS :  New schooling research: small-group getting to know Can abate effects of Closures

 

  1. MENGARAHKAN BAKATNYA

 

Anak nakal cenderung memiliki kenestetik yang tinggi.Alihkan kebiasaan anak yang suka merusak barang atau  memukul temannya dengan mengajaknya bermain badminton atau bola pingpong jika perlu masukkan ke klub. Jika anak suka menendang apa saja yang ada didepannya maka ajaklah untuk bermain bola kaki atau berenang dan jika anak suka berkata-kata kotor atau suka meludahi anak lainnya maka ajaklah untuk berlatih pidato atau kembangkan bakatnya di bidang language, bisa dengan les Bahasa Inggris atau apa saja yang bisa menyalurkan bakatnya

 

  1. KESABARAN DAN KONSISITEN

Usaha memiliki anak sholeh bukan denngan bim salah bim tapi dengan usaha-usaha dan kesabaran yang tinggi serta konsisten untuk melakukan upaya-upaya menuju keberhasilan seperti yang diharapkan.

Semoga informasi ini bisa bermanfaat bagi kita semua yang mengingikan anak yang baik dan sholeh. Apa yang dituliskan semata-mata pengalaman pribadi penulis yang memiliki anak saat batita dicap sebagai anak nakal dan saat ini menjadi hafizd Quran.

 

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *